web site counter
Ternyata, 4 Tanaman Herbal Ini Ampuh Sebagai Pelancar ASI

Ternyata, 4 Tanaman Herbal Ini Ampuh Sebagai Pelancar ASI

Segala zat, termasuk tanaman herbal, yang berfungsi untuk memperbanyak dan memperlancar suplai ASI sering disebut dengan galactagogue. Beberapa penelitian ilmiah baik internasional maupun penelitian di dalam negeri telah membuktikan beberapa tanaman herbal mengandung zat yang dapat berfungsi sebagai galactagogue atau pelancar ASI. Selain zat yang terkandung dalam daun, bunga, maupun biji tanaman, beberapa obat juga aman untuk memperbanyak ASI. Tanaman yang paling sering digunakan sebagai pelancar ASI antara lain daun katuk, oat, kedelai fenugreek, fennel, anise, dan habatussauda.

Sebelum memilih galactagogue atau pelancar ASI, dua hal ini harus Anda pertimbangkan

1. Apakah Anda berpikir bahwa suplai ASI Anda kurang? Sebagian besar ibu merasa bahwa suplai ASI meraka kurang meskipun sebenarnya tidak ada masalah. Persepsi tersebut sering kali dikuatkan dengan pendapat orang terdekat seperti orang tua. Untuk mengetahui apakah bayi Anda cukup mendapatkan suplai ASI atau tidak, Anda bisa membaca informasi tersebut di dalam artikel cara memperbanyak ASI.

2. Jika ternyata suplai ASI Anda memang benar-benar kurang dan bayi Anda tidak mendapatkan suplai ASI yang cukup, segera konsultasi dengan dokter atau konselor ASI agar Anda bisa mendapatkan bantuan mengenai posisi dan perlekatan saat menyusui karena dua faktor ini merupakan penyebab masalah suplai ASI yang paling sering.

Walaupun sebagian besar ibu tidak memerlukan suplementasi galactagogue untuk memperbanyak ASI, zat pelancar ASI atau galactagogue sangat bermanfaat pada keadaan sebagai berikut:

1. Ibu bekerja yang ingin meningkatkan hasil pumping ASI. Suplai ASI saat pumping memang tidak sama dengan suplai ASI saat menyusui. Hal ini disebabkan karena efek mengenyot bayi merangsang hormon prolaktin dan oksitosin.

2. Ibu yang mengalami masalah suplai ASI meskipun sudah memperbaiki posisi dan perlekatan saat menyusui.

3. Ibu yang ingin mengadopsi bayi. Ibu yang tidak melahirkan namun ingin mengadopsi dan menyusui bayi tetap bisa menghasilkan kembali ASI. Ini sering disebut relaktasi. Kombinasi obat maupun tanaman herbal galactagogue bisa digunakan untuk relaktasi. Beberapa ibu juga mengalami keadaan yang menyebabkan ASI berhenti sebelum anak berusia 2 tahun. Galactagogue juga sangat bermanfaat untuk relaktasi pada keadaan seperti ini.

Jika Anda sudah memutuskan untuk menggunakan zat pelancar ASI, Anda tetap harus ingat bahwa zat galactagogue ini akan sangat bermanfaat jika Anda juga meningkatkan frekuensi menyusui atau frekuensi memompa, mengoptimalkan pengosongan payudara dengan cara menyusui dengan posisi dan perlekatan yang tepat.

Berikut ini 4 Tanaman Herbal Yang Terbukti Sebagai Pelancar ASI

Fenugreek

Fenugreek telah digunakan sejak jaman dahulu di Timur Tengah, Afrika Utara dan India untuk menstimulasi produksi ASI. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat FDA (Food and Drug Administration) menggolongkannya sebagai GRAS (Generally regarded as safe) alian aman untuk dikonsumsi.

Kandungan minyak dalam biji fenugreek dipercaya bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa fenugreek merupakan stimulator potent untuk produksi ASI yang diperkirakan memiliki kemampuan meningkatkan ASI sebanyak 900%. Penggunaan fenugreek pada 1.200 wanita meningkatkan produksi ASInya dalam 24-72 jam.

Fennel

Fennel telah dikenal sejak zaman Yunani Kuno sebagai herbal peningkat kuantitas ASI. Fennel dapat meningkatkan ASI karena mengandung flavonoid dan kumarin yang merupakan golongan fitoestrogen. Karena fitoestrogen inilah fennel juga memimiliki efek mengembangkan jaringan payudara.

Dipercaya merangsang terjadinya Let Down Reflect (LDR) atau refleks keluarnya hormon oksitosin yang menstimulasi keluarnya ASI (milk ejection reflex).

Anise

Anise mengandung banyak fitoestrogen yang berfungsi menyeimbangkan hormon yang memproduksi asi (estrogen,oksitosin, dan prolaktin) selama masa menyusui. Di Mesir, anise dibuat menjadi teh untuk ibu menyusui.

Habbatussauda

Habbatussauda sudah tidak diragukan lagi dapat meningkatkan jumlah susu pada ibu menyusui berkat kombinasi unsurlipid dan struktur hormon yang terdapat di dalamnya.

Selain itu, Habbatussauda (jintan hitam) juga mengandung arginineyang penting bagi pertumbuhan balita. Habbatussauda juga memperkuat sistem kekebalan tubuh dari serangan virus, kuman dan bakteri. Habbatussauda juga meningkatkan fungsi otak, karena mengandung asam linol.

Beberapa tanaman tersebut sulit ditemukan di Indonesia. Namun, saat ini sudah tersedia beberapa produk yang mengandung kombinasi tanaman herbal galactagogue atau pelancar ASI yang aman.